Sejauh ini dalam melakukan pembubaran keramaian massa di Provinsi Sumatera Barat, tidak ada ditemukan masyarakat yang melawan hukum atau tidak mengindahkan peringatan dari petugas.
“Sampai saat ini belum ditemukan adanya masyarakat yang ngeyel. masyarakat Sumbar masih mau mematuhinya (imbauan),” ujarnya.
(Qur'anul Hidayat)