"Data dibangun berjenjang dan terstruktur sejak tingkat desa, rumah sakit, dinas kesehatan kabupaten/kota yang bagian dalam gugus tugas. Yang kemudian akumulasi dinkes provinsi yang bagian gugus tugas, akhirnya di tingkat Kemenkes bagian gugus tugas tingkat nasional," tutur Yurianto.
Ia menyatakan, pemerintah juga terus mawas diri dalam menyajikan data dan informasi ke masyarakat. Sebab itu, kata Yurianto, setiap harinya data itu dicek ulang dan dievaluasi.
Baca Juga : Update Pasien Covid-19: ODP 195.948 dan PDP 18.283
"Terus lakukan evaluasi dan perbaiki sistem pendataan. Kemenkes terima kasih pada berbagai organisasi profesi, pakar, yang terus membantu untuk bangun sistem data yang akan jadi bahan komunikasi efektif detail baik dan transparan ke semua pihak," tutupr Yurianto.
(Erha Aprili Ramadhoni)