Sebelummya, terjadi persoalan terkait penerima bansos tersebut lantaran dinilai tidak tepat sasaran. Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan pun mengakui adanya kesalahan dalam pendataan penerima Bansos.
Baca Juga : Rapid Test, 2 Pedagang Pasar Tradisional di Purwakarta Positif Corona
Anies mengatakan, kesalahan data bisa saja terjadi sebab tidak ada data yang sempurna di pemerintah. Namun dirinya akan segera mengkoreksi hal tersebut.
"Tentu saja tidak mungkin sempurna, enggak mungkin. Di negeri ini data yang super akurat, saya rasa teman-teman juga tahu," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, kemarin.
(Angkasa Yudhistira)