Terkait biaya yang digunakan untuk menanggung hidup WNA India tersebut, tim gugus tugas menyatakan tanggung jawab Pemda DIY.
“Ditanggung pemda, tapi tetap akan koordinasi dengan Kemenlu dan kedutaan besar karena terkait dengan warga negara asing,” pungkas Danang menyambung.
Sebelumnya diberitakan 15 WNA asal India yang mengikuti kegiatan keagamaan di kawasan Sleman harus tidur di Masjid Al Ittihad karena negara asalnya dalam status lockdown. Setelah dirapid test, ternyata 9 orang positif dan kemudian dilakukan uji usap tenggorok dan didapati 4 diantaranya positif.
Warga yang berkontak dengan para WNA sudah dilakukan tracing dan segera diminta untuk melakukan rapid test.
(Qur'anul Hidayat)