Sementara tahun baru tradisional Thailand "Songkran", yan dirayakan pada 13-15 April, sudah dibatalkan pada tahun ini.
“Meminta kerja sama masyarakat tinggal di rumah untuk menghentikan penyebaran. Tolong jangan bepergian ke provinsi lain dan berkumpul atau bergabung dalam kegiatan yang berisiko,” kata juru bicara pemerintah Narumon Pinyosinwat.
Sebagian besar wilayah di Thailand telah lockdown sebagian. Banyak mal, restoran, dan berbagai tempat hiburan dan olahraga ditutup sejak pertengahan Maret.
Ratusan orang telah ditangkap setiap hari karena melanggar keputusan darurat, termasuk melanggar jam malam dan larangan pertemuan publik. Mereka menghadapi hukuman maksimal dua tahun penjara.
"Tolong jangan melanggar keputusan darurat. Itulah yang membuat kita aman sampai hari ini," kata PM Prayut.
(Rachmat Fahzry)