Baca Juga: DKI Susun Regulasi Pembatasan Orang Datang ke Ibu Kota Setelah Lebaran
Kepala Bidang Perkeretaapian Dinas Perhubungan Jawa Barat Iskandar mengatakan swab tes massal yang diikuti 350 orang ini dilakukan untuk mendeteksi penyebaran virus corona dalam angkutan KRL.
"Hari ini swab test massal 350 orang. Kita harapkan tes ini dapat menggambarkan kondisi penumpag KRL yang ada," kata Iskandar, kepada wartawan. (kha)
Menurutnya, hal ini sangat diperlukan untuk mengingat tingkat resiko penyebaran virus corona dalam moda transportasi KRL Commuter cukup tinggi baik terhadap penumpang maupun petugas.
"Kalau ada yang positif kami lakukan penanganan lebih lanjut, karena pemetaan KRL ini sangat diperlukan. Hasilnya akan keluar dalam 3-4 hari ke depan dari Labkesda Jawa Barat," ungkapnya.
(Amril Amarullah (Okezone))