Pada kesempatan sama, Kepala DKK dr Andi Sri Juliarty menambahkan, untuk klaster ABK ini berarti sudah ada dua positif dari 7 ABK yang ada. Mereka sejak 2 Mei berada di Balikpapan dari Tanjung Santan, Bontang.
“Semua di kapal sudah dicek semua 7 orang. Kapal tug boat tujuh itu dua sudah positif di rumah sakit, 2 menunggu hasil swab ada di wisma menunggu. Dua lagi masih di kapal dia sehat, tapi tetap dikarantina. Satu di mes dia,” ujarnya.
Sebelumnya, kata Andi, pada Maret lalu 1 ABK dari Grogot, Kabupaten Paser, juga positif dibawa ke Balikpapan. Namun, kini sudah pulang karena dua kali hasil swab negatif.
Baca Juga : Pandemi Covid-19, Petugas di Pos Perbatasan Diminta Utamakan Jaga Kesehatan