KOTA MALANG - Puluhan sopir angkutan kota (angkot) menyambangi Kantor Balai Kota Malang untuk menanyakan kejelasan bantuan sosial (bansos) yang bakal diterima imbas pandemi virus corona (Covid-19).
Mereka telah tiba di Kantor Balai Kota Malang sejak pukul 09.00 WIB. Puluhan mobil angkot mereka diparkir di jalan kawasan Bundaran Tugu Malang, sehingga setengah badan jalan pun dipenuhi angkot.
Para sopir angkot itu melakukan audiensi pertemuan dengan pihak Pemkot Malang menanyakan kejelasan nasib mereka di tengah pandemi corona, terlebih nantinya Malang Raya juga berencana menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Mereka ditemui langsung oleh Wali Kota Malang Sutiaji, Wakil Wali Kota Sofyan Edi Jarwoko, Sekda Malang Wasto, hingga Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kota Malang Handi Priyanto.
"Sudah dua bulan lalu, kurang lebih 15 Maret 2020, dampak Covid-19 terutama transportasi terpukul sekali. Semenjak hari ini hampir dua bulan, terutama masalah bantuan yang disalurkan lewat pemerintah pusat, provinsi, dan pemda, belum ada kejelasan," ujar Ketua Organda Kota Malang, Rudi Susanto membuka audiensi di Kantor Balai Kota Malang, Senin (11/5/2020).