"Jadi saya kira dana CSR-nya cukup bagus, sehingga ini akan dibantukan dalam rangka COVID-19 untuk sembako dan lain sebagainya," ujarnya.
Baca juga: Pengemudi Mobil Melanggar PSBB di Jakarta Bisa Didenda Rp1 Juta
Ia meminta Badan Pembina Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD) untuk mengawasi langsung pergerakan dividen dan pendapatan CSR, sehingga bisa ditetapkan angka pasti untuk seluruhnya dialihkan pada penanganan dan pemulihan atas dampak Covid-19 di DKI Jakarta.
"Kami akan minta cepat supaya itu segera diproses (BUMD) sebelum akhir Mei 2020 ke Pemerintah DKI Jakarta sebagai pemegang saham. Jangan lambat, karena kami butuh sekarang untuk penangananan Covid-19," pungkasnya.
(Awaludin)