Cerita di Balik Pelarungan Jenazah ABK dari Kapal China

iNews TV, Jurnalis
Kamis 14 Mei 2020 19:46 WIB
Proses menyotalkan jenazah Ari sebelum akhirnya dilarung ke laut (Foto : iNews TV)
Share :

Saat Ari meninggal dunia, Ical mengaku sempat mendapatkan cacian dari sang kapten kapal. Kendati begitu, Ical bersama rekannya tetap diizinkan untuk memandikan dan menyolatkan almarhum. "Setelah proses pemadian dan disalatkan, jenazah sempat dimasukkan ke dalam freezer," kata Ical.

Namun, Ical tidak tahu persis tujuan kapten kapal dengan memasukkan jenazah Ari ke dalam freezer. Ia sebelumnya berharap jenazah Ari bisa dibawa ke darat. "Karena enggak manusiawi kalau dibuang. Kita protes jangan sampai ini mayat dibuang," ujarnya.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Larang Masyarakat Gelar Open House Lebaran

Tetapi, keesokan harinya kapten justru meminta para ABK untuk membantu untuk melarung jenazah Ari ke laut. "Kapten bilang 'oke bantuin, kita akan larung'. kata anak-anak enggak mau, ini harus dibawa ke darat, tapi kapten ngeyel untuk dibuang," ujarnya.

"Kapten pun tidak terbuka. Dia mengambil keputusan dengan sendirinya tanpa bicara ke ABK," imbuhnya.

(Angkasa Yudhistira)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya