Ia melanjutkan, rapid test yang dilakukan selama dua hari tersebut diikuti hampir 1.000 orang. Sebanyak 29 orang di antaranya dinyatakan hasilnya reaktif sehingga harus dilanjutkan melakukan swab test.
Baca juga: Cerita Bupati Madiun Dilarang Masuk Rumah Usai Evakuasi Pasien Covid-19
Sementara Wakil Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie yang memantau jalannya rapid test secara massal ini mengapresiasi langkah BIN membantu mempercepat penanganan covid-19. Apalagi, alat rapid test yang dimiliki Pemerintah Kota Tangsel jumlahnya terbatas.
"Mewakili Pemkot Tangsel, saya ingin mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada BIN yang selama dua hari menyelenggarakan rapid test di Tangsel," terang Benyamin.
(Hantoro)