SIDOARJO - Akibat curah hujan tinggi yang terjadi sejak Kamis 28 Mei siang hingga sore, sebagian besar wilayah di kawasan Sidoarjo Utara, Jawa Timur banjir pada Kamis malam. Tingginya genangan air menyebabkan kemacetan di sejumlah titik di jalur protokol arah Sidoarjo menuju Surabaya. Sejumlah posko penanganan Covid-19 tidak berfungsi akibat terendam air.
Diduga akibat tidak lancarnya saluran air, sejumlah titik di kawasan Sidoarjo Utara tergenang air, seperti kawasan Tropodo-Waru, Wadungasri, Wedoro hingga Pondok Chandra yang menjadi batas kota Sidoarjo-Surabaya tergenang air.
Bahkan, di sejumlah perumahan di kawasan Tropodo-Waru tergenang air hingga mencapai lebih dari 50 sentimeter. Tidak sedikit kendaraan warga mogok akibat genangan air tersebut.
Menurut Tony, warga setempat, banjir yang terjadi pada Kamis sore hingga malam ini merupakan banjir yang paling tinggi dan tidak pernah terjadi sebelumnya. Warga tidak bisa berbuat banyak terkait kondisi ini. Apalagi, dengan kondisi penyebaran Covid-19 seperti yang terjadi saat ini membuat warga memilih untuk tetap tinggal di rumah atau harus mengungsi ke rumah kerabat atau keluarga mereka di lain tempat.
“Biasanya gak seperti ini mas,” kata Tony.
Sementara akibat banjir yang terjadi di sejumlah titik di kawasan Sidoarjo Utara ini membuat arus lalu lintas di jalur Sidoarjo-Surabaya mengalami kemacetan panjang.
(Arief Setyadi )