"Masih menunggu aturannya," ujar Purwanto.
Kalaupun di Juni nanti, sekolah menerapkan new normal, sepertinya akan ada pola baru. Yakni, kegiatan belajarnya diberlakukan bergilir. Misalkan, dalam satu kelas jumlah siswanya ada 40, tetapi jumlah mejanyanya hanya 20, berarti ada giliran belajar di sekolah.
20 siswa pertama, akan sekolah di hari Senin. Sisanya, 20 siswa lagi belajar di rumah secara online. Begitu seterusnya, diterapkan secara bergilir. Alasannya, pelajar akan tetap diberlakukan social distancing. Satu bangku, satu pelajar. Hal itu, sesuai dengan standar protokol Covid-19 dan guna memutus mata rantai penyebaran corona.
(Khafid Mardiyansyah)