Ramli menegaskan, pihaknya telah meminta kepada Kemendikbud untuk menggeser tahun ajaran baru pada 2021 mendatang.
Menurut dia, dengan menggeser tahun ajaran baru ke Januari akan membuat dunia pendidikan memiliki langkah-langkah yang jelas, terutama terkait minimnya jumlah guru yang memiliki kemampuan tinggi dalam menjalankan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) secara online.
Baca juga: Kemendikbud: Tahun Ajaran Baru Tidak Harus Tatap Muka
Data Kemdikbud menunjukkan lebih dari 60 % guru bermasalah dalam PJJ karena ketidakmampuan guru dalam penguasaan teknologi.