Di lokasi yang sama, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim menyebut, dari total kuota sebanyak 23 ribu warga penerima manfaat bantuan sosial, saat ini tinggal tersisa 10 ribu yang belum menerima bantuan.
Jumlah sisa tersebut, hingga saat ini masih dalam tahapan penyortiran. Sebab, di lapangan banyak ditemukan penerima ganda atau dua orang penerima bantuan dalam satu keluarga.
"Dari total kuota 23 ribu KPM itu masih tersisa sekitar 10 ribu warga penerima manfaat bansos dari pemerintah yang belum tersalurkan. Banyak temuan di lapangan bahwa penerima manfaat dari bansos yang tidak tepat sasar. Oleh karena itu, ke depan kami akan terus melakukan filter penerima bantuan sosial agar tepat sasaran," tambahnya.
Dalam kunjungan Mensos kali ini, selain Wakil Walikota Bogor Dedie A. Rachim turut hadir dalam kunjungan Kepala Dinas Sosial Kota Bogor, Anggraeny Iswara, Camat Bogor Barat, Juniarti Estiningsih beserta aparat wilayah setempat.
(Ahmad Luthfi)