Capres Joe Biden Kecam Pengerahan Militer oleh Trump untuk Mengakhiri Kerusuhan di AS

Agregasi VOA, Jurnalis
Rabu 03 Juni 2020 10:00 WIB
Capres Joe Biden menemui pedemo yang menuntut kematian George Flyod. (Foto/Twitter)
Share :

WASHINGTON - Mantan wakil presiden AS Joe Biden menyatakan keprihatinannya setelah Presiden Donald Trump pada hari Senin bertekad menggunakan militer untuk mengakhiri “kerusuhan dan pelanggaran hukum” yang terjadi di berbagai penjuru AS setelah seorang lelaki kulit hitam meninggal sewaktu dalam penahanan polisi sepekan silam di Minneapolis.

Dalam pidato yang ditayangkan televisi secara nasional di Rose Garden di Gedung Putih, Trump memperingatkan jika kota atau negara bagian menolak mengambil tindakan yang diperlukan untuk membela nyawa dan properti warga mereka, maka ia akan mengerahkan militer AS dan segera menyelesaikan masalah itu untuk mereka.

Komentar ini tampaknya merujuk pada Insurrection Act atau UU Pemberontakan tahun 1807, yang mengizinkan presiden untuk menumpas pelanggaran hukum semasa keadaan darurat.

UU ini belakangan digunakan pada tahun 1992, di tengah-tengah kerusuhan di Los Angeles setelah seorang lelaki kulit hitam lainnya, Rodney King, dipukuli polisi.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya