Oleh karena itu, lanjut Bima, Pemkot Bogor akan melakukan perpanjangan massa PSBB secara proposional selama satu bulan ke depan. PSBB ini akan menguatkan edukasi kepada masyarakat.
"Melanjutkan PSBB proposional di masa transisi. Ini masih era PSBB tapi tidak sama dengan PSBB 1,2 dan 3. Tapi juga tidak sama dengan new normal. Dengan penguatan pada aspek edukasi. Kedua penguatan wilayah usulan dari ketua dewan, penguatan RT RW siaga, kelurahan dan kecamatan," jelasnya.
Selama PSBB proposional ini, akan dilakukan berbagai kajian dan evaluasi terkait perkembangan covid-19. Juga termasuk sektor apa saja yang akan dibuka secara bertahap sambil menunggu pembaruan data penyebaran covid-19 dari Pemprov Jawa Barat.
"Jadi kita lihat selama satu bulan ini, kita berikan penguatan hal-hal diatas. Termasuk dalam satu bulan ini kita berlakukan tahapan-tahapan yang masih mungkin untuk dibuka dengan berpedoman kepada zonasi yang dientukan propinsi. Perhari ini Kota Bogor level 3 atau kuning. Tapi komunikasi dengan gubernur ada kemungkinan data yang akan diperbaharui malam ini. Dari data propinsi itu kami akan menyusun perwali tahapan apa, sektor apa yang akan dibuka. Bisa mall, atau sektor lain. Tergantung status yang akan diterapkan propinsi malam ini," tandasnya.
(Khafid Mardiyansyah)