Menggunakan data dari sumber alternatif, media-media di Brasil mulai mempublikasikan data virus corona mereka sendiri supaya publik tetap mendapat informasi.
Mereka mengkritik cara Presiden Bolsonaro menangani pandemi Covid-19. Sejak pandemi dimulai, presiden berhaluan kanan itu telah menentang kebijakan karantina wilayah dan meremehkan virus itu dengan menyebutnya "flu ringan".
Pada Selasa (09/06), Bolsonaro mengulangi ancaman untuk menarik Brasil dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seraya menuduh lembaga PBB itu tidak bertindak secara bertanggung jawab selama pandemi.
Pekan lalu, Bolsonaro mencap WHO sebagai "organisasi politik partisan", mirip dengan komentar yang dibuat Presiden AS Donald Trump, yang merupakan sekutunya.
Sang presiden berkali-kali bergabung dengan para pendukungnya dalam aksi protes dalam beberapa bulan terakhir, mengabaikan saran untuk menjaga jarak sosial.
(Amril Amarullah (Okezone))