Kemungkinan, pegawai tersebut terpapar covid-19 dari rentetan klaster Dinas Kesehatan Kota Bogor yang jumlahnya mencapai 8 orang positif covid-19.
"Kan ada beberapa klaster di Kota Bogor. Kemarin ada Dinas Kesehatan kan udah lama itu, ada 8 orang termasuk almarhum dokter Budi yang meninggal. Klaster dinkes itu bermula dari training pengadaan barang dan jasa (PBJ). Jadi ada keterkaitan PBJ dengan kelompok di Dinkes dan DPRD. Di sana DPRD ada 2 orang dan sekarang BKPSDM," tutup Dedie.
Sebelumnya, empat pegawai di Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Bogor yang dilaporkan positif covid-19. Dari jumlah tersebut, tiga orang merupakan warga Kota Bogor dan satu orang warga Kabupaten Bogor.
(Khafid Mardiyansyah)