Rekam Jejak John Kei, Sempat Bertaubat Sebelum Kembali Berulah

Isty Maulidya, Jurnalis
Senin 22 Juni 2020 09:52 WIB
John Kei (Okezone)
Share :

TANGERANG - Rentetan peristiwa kriminal terjadi pada Minggu 21 Juni siang. Bermula dari pembacokan seorang pengendara motor di Duri Kosambi, Jakarta Barat hingga menewaskan korban. Kemudian berbuntut pada penyerangan rumah seseorang di Cipondoh, Tangerang.

Kedua peristiwa tersebut diduga dilakukan oleh satu komplotan yang sama yaitu kelompok Kei. Geng ini terkenal yang diketuai oleh John Kei. Aksi cepat dari petugas kepolisian akhirnya berhasil mengamankan John Kei dan 24 orang lainnya di Bekasi, Jawa Barat.

John Refra Kei, atau lebih dikenal sebagai John Kei adalah ketua geng preman yang paling ditakuti. Dia mulai dikenal tahun 1995 saat menjadi ketua Angkatan Muda Kei (AMKEI). Namun, sebelum menjadi ketua pun sepak terjangnya sudah terdengar. Mulai sering berkelahi hingga membunuh orang yang diakuinya sebagai perbuatan tidak sengaja.

Pada 2004 silam, John Kei dan kelompoknya mulai mencuri perhatian karena membunuh seorang debt colector bernama Basri Sangaji. Keduanya memang sering kali terlibat konflik karena persaingan bisnis. Hal itu lah yang kemudian menjadi awal pemicu kasus pembunuhan tersebut.

Kasus yang paling menggegerkan masyarakat adalah kasus pembunuhan Direktur PT Sanex Steel Tan, Harry Tantono alias Ayung pada 2012 silam. Ayung sendiri sebenarnya merupakan teman dekat John Kei sehingga motif pembunuhannya masih menjadi misteri hingga saat ini. Karena perbuatannya tersebut, John Kei dihukum pada 2014 di Lapas Nusa Kambangan.

Selama kurang lebih 5 tahun mendeka dibalik jeruji besi, John Kei dinyatakan bebas bersyarat pada 26 Desember 2019. Namun, sebelumnya pria yang juga dijuluki Godfather Jakarta itu sempat mengutarakan keinginannya untuk taubat dan kembali berada di jalan Tuhan. Tak hanya itu, dia juga mengajak anak buahnya untuk ikut bertaubat dan memulai awal hidup yang baru.

Belum genap setahun John Kei menghirup udara bebas, kelompoknya kembali berulah dengan membacok salah seorang pengendara sepeda motor hingga tewas.

Tak hanya itu, kelompok tersebut juga menyerang rumah salah satu warga di Cipondoh Tangerang dan berniat untuk membunuh salah satu anggota keluarga pemilik rumah. Kedua korban pembacokan dan penculikan diketahui memiliki nama belakang Kei yang kemudian menjadi titik awal pencarian pelaku.

John Kei kini akhirnya ditangkap kembali bersama 24 anak buahnya di Bekasi, Jawa Barat. Saat penggeledahan, polisi menemukan banyak senjata tajam yang diduga digunakan dalam penyerangan sebelumnya.

Terdapat 28 tombak, 24 senjata tajam, 2 ketapel panah, dan 3 anak panah berhasil diamankan petugas. Hingga kini, John Kei dan anak buahnya masih menjalani pemeriksaan di Mapolda Metro Jaya. 

(Khafid Mardiyansyah)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya