Menurut Jarot, pundaknya yang terkena sabetan senjata tajam pelaku mendapatkan jahitan. Dirinya merasa bersyukur, polisi yang diserang pelaku dalam keadaan selamat.
"Saya tidak berpikir ke arah situ (mendapatkan penghargaan dari Polri). Dan batu yang saya bawa itu untuk berjaga-jaga kalau pelaku berbelok menyerang saya,"ujarnya.
"Kalaupun batu yang saya lempar berhasil mengenai batoknya (kepala) dan tersangka jatuh tersungkur, itu hanya kebetulan. Karena sebelumnya, kaki pelaku sudah ditembak, tapi masih bisa lari," pungkasnya.
(Arief Setyadi )