Reka Adegan di Kediaman Nus Kei, Pelaku Ancam Sekuriti dengan Samurai

Isty Maulidya, Jurnalis
Rabu 24 Juni 2020 23:03 WIB
Rekonstruksi kasus penyerangan komplotan John Kei. (Okezone)
Share :

TANGERANG - Polda Metro Jaya melakukan reka ulang adegan kasus penyerangan kediaman Nus Kei di Green Lake City, Cipondoh Kota Tangerang. Adegan reka ulang dimulai dari datangnya komplotan John Kei hingga mereka melarikan diri.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan, total adegan yang diperagakan di Cipondoh pada Rabu (24/6/2020) sebanyak 23 adegan. Adegan pertama diawali dengan kedatangan 5 mobil yang membawa komplotan John Kei dihentikan petugas jaga klaster Australia dan diminta identitas diri.

"Total keseluruhan adegan di lokasi Green Lake City ini ada 23 adegan. Satu adegan terakhir dihapus karena pelaku masih DPO," katanya.

Salah satu anggota penyidik Polda Metro Jaya menjelaskan secara rinci adegan demi adegan yang diperagakan para tersangka. Adapun adegan pertama yang diperagakan adalah bagaimana kelompok John Kei berhasil masuk dengan memaksa membuka portal jalan dan mengancam petugas jaga dengan samurai. Salah satu pelaku juga menyita handphone dan walkie talki milik petugas jaga.

Selanjutnya mobil pertama terparkir di depan perumahan untuk jalur keluar utara, dan satu mobil menunggu mengamankan di jalur selatan di luar pintu masuk. Setelah berhasil masuk, tiga mobil lainnya langsung menuju rumah Nus Kei untuk menyerang pemilik rumah.

Begitu sampai di depan rumah Nus Kei, seluruh tersangka yang berada di dalam mobil turun dan mengeluarkan senjata tajam. Satu orang tersangka mengambil barbel yang tergeletak di teras rumah dan melemparnya ke jendela. Para tersangka kemudian berhasil masuk ke rumah Nus Kei, namun tidak menemukan sosok Nus Kei di dalam rumah. Para tersangka lalu kembali keluar dan menuju pintu gerbang.

Baca Juga : Rekonstruksi Kasus Penyerangan John Kei di Green Lake City, Adegan Penembakan Dihapus

Adegan selanjutnya para petugas jaga sudah bersiap-siap untuk menghalangi komplotan tersebut dengan menutup pintu gerbang selatan. Namun salah satu mobil yang dikendarai tersangka melaju cepat dan mendobrak pintu gerbang besi hingga menyebabkan satu petugas jaga terluka.

Satu adegan terakhir dihilangkan, yaitu saat salah satu tersangka melepaskan tembakan yang menyebabkan satu pengemudi ojek online terkena tembakan. Adegan tersebut dihilangkan karena pelaku masih dalam proses pencarian. Sementara itu, satu senjata yang diduga digunakan dalam aksi penembakan tersebut rupanya masih dalam proses pemeriksaan.

"Satu adegan tidak dilaksanakan yaitu adegan yang menurut keterangan saksi ada penembakan yang menyebabkan satu pengemudi ojek online terluka," tutur Yusri.

Baca Juga : Polisi Masih Buru 12 Pelaku Penyerangan Kediaman Nus Kei

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya