BNN Pastikan Penangkapan Artis Terjerat Narkoba Bukan untuk Cari Popularitas

Hambali, Jurnalis
Rabu 01 Juli 2020 10:03 WIB
Direktur Informasi dan Edukasi BNN, Purwo Cahyoko (Ist)
Share :

JAKARTA - Keterlibatan artis dalam narkoba menjadi polemik belakangan ini. Terbaru, artis FTV Ridho Ilahi ditangkap karena kedapatan membawa sabu di kediamannya di bilangan Cibubur, Jakarta Timur.

Direktur Informasi dan Edukasi BNN, Brigjen Purwo Cahyoko menjelaskan, penegak hukum tak tebang pilih dalam penegakan hukum. Apalagi berkaitan dengan narkoba.

Ia pun menyangkal bahwa penangkapan artis yang terjerat narkoba sudah dibidik sebelumnya, untuk mencari popularitas dan pencitraan.

“Hal ini tidak benar. BNN maupun Polri tidak pernah menjadikan figur tertentu sebagai target operasi kecuali bila ia memang merupakan bagian dari sindikat narkoba. Apalagi untuk sekedar menjadikan artis sebagai bahan kampanye atau mencari popularitas,hal ini tidak benar, saya jamin,” ujar Purwo.

Hal tersebut Purwo ucapkan dalam acara diskusi secara virtual dengan tema “Artis, Target Operasi Narkoba?” pada Selasa 30 Juni 2020.

Di dalam acara itu, Purwo juga menjelaskan mekanisme yang dijalankan oleh aparat penegak hukum dalam mengungkap dan memproses sebuah perkara narkoba. Mulai dari adanya laporan, penyelidikan, dan diikuti dengan penyidikan, dan dalam setiap tahapan ada proses-proses yang harus dijalani.

Baca Juga: Polisi Tangkap Penyuplai Narkoba ke Artis FTV Ridho Ilahi

“Dalam undang-undang, selalu disebutkan 'barangsiapa' atau 'setiap orang', jadi bukan setiap artis, bisa siapa saja. Bila kemudian publik figur yang terkena, kepopuleran merekalah yang membuat kasus itu kemudian terekspos luas,” ungkap Purwo.

Sementara itu, praktisi kesehatan, dr. Lula Kamal lebih menekankan kepada kehati-hatian dari kalangan artis untuk mengkonsumsi obat atau sesuatu yang meningkatkan atau menambah stamina. Memang ditenggarai tingginya tekanan fisik dan mental bagi para artis, termasuk jam kerja yang tinggi membuat artis untuk lebih hati-hati untuk mengkonsumsi obat atau vitamin.

Terkait dengan target operasi, Lula juga memandang bahwa narkoba tidak memandang bulu, siapa saja bisa terkena. “Bila ada yang mengatakan bahwa artis merupakan target operasi, sebenarnya semua yang menjadi pemakai adalah target operasi. Dan sangat menyedihkan sebenarnya saat artis yang menjadi panutan banyak orang, dan sangat berbahaya bila kemudian anak-anak muda yang mengidolakan menjadi menganggap penggunaan narkoba bukan apa-apa atau masalah,” tegas Lula.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya