Selain itu, Rian D’Masiv yang hadir langsung di BNN untuk acara ini mengharapkan artis atau publik figur untuk dapat lebih menyebarkan citra positif khususnya bagi fans-fansnya. Rian sendiri beranggapan bahwa situasi keterlibatan artis belakangan ini bisa berdampak buruk bagi profesi itu sendiri.
“Saya sebenarnya jadi kasian sama profesinya, karena artis atau musisi saat ini menjadi profesi yang menjanjikan dan banyak yang sekarang sudah menjalani pola hidup yang sehat. Jadi kita jangan menyalahkan profesinya, balik lagi ke individunya,” ujar Rian. Lebih lanjut juga dia menyarankan untuk memperkuat di tiap-tiap keluarga, memberikan contoh yang baik yang berawal dari rumah, termasuk dengan memperhatikan pola makan dan istirahat.
Turut hadir secara virtual dari Bali, Bucek Depp, memberikan pandangannya mengenai apakah artis menjadi target operasi. Mengenai hal ini ia menekankan kepada resiko para pekerja seni yang mendapat ekspose dari media dalam banyak hal, pada hal bila dilihat secara statistik penangkapan kasus narkoba tiap hari akan lebih banyak yang bukan artis.
Bila dikaitkan dengan argumen beratnya beban dan jam kerja yang menyebabkan artis menggunakan narkoba, Bucek menyarankan untuk selalu memberikan batasan jam kerja yang pada intinya memberikan waktu bagi para artis untuk beristirahat. Karenanya, harus ada batasan waktu dalam bekerja.
Lebih lanjut Bucek juga menyatakan kesetujuannya dengan tagline baru BNN, Hidup 100 persen. “Hidup ngga boleh setengah-setengah. Dalam berkat ya kita harus 100 persen, hidup harus 100 persen. Caranya dengan memperbaiki lebih dulu pola hidup kita,” tegas Bucek.
(Khafid Mardiyansyah)