Sedangkan tersangka lainya menunggu di atas sepeda motor sambail mengawasi situasi. Sewaktu tersangkasedang mendorong sepeda motor hasil curian, salah satu warga keluar dari dalam ruimah kontrakan dengan maksud akan membeli rokok ke warung. "Korban kaget melihat sepeda motornya sedang didorong tersangka," ujarnya.
Baca Juga : Menko Polhukam Panggil 4 Institusi Terkait Kasus Djoko Tjandra
Baca Juga : Oknum Pegawai Kejaksaan Negeri Jadi Kurir Obat Terlarang untuk Napi
Alhasil, korban berteriak "maling-maling" hingga mengundang warga sekitar dan langsung mengejar tersangka. Kedua tersangka kemudian panik dan lansung berusaha melarikan diri. Namun portal jaIan ditutup oleh warga hingga tersangka tidak dapat keluar dari lokasi perumahan warga tersebut.
Karena takut ditangkap oleh warga, tersangka lalu mengambil senjata airsoft gun dari pinggangnya lalu ditembakkan ke ates sebanyak satu kali dengan maksud agar warga takut dan tersangka dapat melarikan diri. "Petugas kemudian datang dan mengamankan kedua tersangka berikut barang buktinya," ucapnya.
(Angkasa Yudhistira)