Selain itu, menurut Saleh, pengelola bioskop juga harus memikirkan agar tidak terjadi kerumunan atau antrean terutama yang disebabkan dari pembelian tiket nonton.
"Apa yang dimaksud physical orang kalau beli tiket jangan kerumunan lagi, jaga jarak harus jelas kalau perlu biskop jangan jual tiket kertas tapi sudah yang online saja sehingga tak ada orang kerumunan tak ada antrean," ujar Saleh.
Kemudian, kata Saleh, jumlah kapasitas penonton juga harus dibatasi. Tidak boleh lagi dalam jumlah normal seperti sebelum terjadinya pandemi Covid-19.
'"Berikutnya didalam bioskop itu sendiri menurut saya harus dikurangi pengunjungnya tidak boleh sekarang katakan muatnya 200 tetap 200 jangan mesti dikurangi sesuai protokol misalnya 200 ya katakanlah ga boleh lebih dari 50 persen sehingga tetap ada physical distancing antar penonton," tutur Saleh.