Usai diperiksa, pihaknya langsung mendapatkan 8 box yang berisi ratusan burung Gelatik Batu.
"Sebanyak kurang lebih 240 ekor burung jenis Gelatik Batu yang diamankan. Pelaku menyembunyikan di dalam toilet bus," tukas Rahmad.
Dia menambahkan, berdasarkan pengakuan dari supir bus, burung
Gelatik Batu itu berasal dari Pekanbaru-Riau menuju ke Tulang Bawang-Lampung. Menurutnya, burung Gelatik Batu yang diselundupkan itu merupakan satwa tidak dilindungi undang-undang dan non-appendiks.
"Tidak ada tersangka yang diamankan, lantaran barang bukti burung ini dikirim via bus dengan tujuan yang telah ditentukan," ujarnya.