Buru Pencuri Jenazah di Bekasi, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak

Wisnu Yusep, Jurnalis
Selasa 21 Juli 2020 14:25 WIB
Polisi tengah olah TKP di lokasi pencurian jenazah di Bekasi (foto: Okezone.com/Wisnu)
Share :

BEKASI - Polres Metro Bekasi sudah melakukan pemeriksaan terhadap sembilan saksi, atas pencurian terhadap jenazah di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Karang Bahagia, Kecamatan Karang Bahagia, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

"Kan kemarin abis kita melakukan pemeriksaan (di TKP menggunakan anjing pelacak) dan terhadap saksi," ujar Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, AKBP Dwi Prasetya ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/7/2020).

 Baca juga: Kasus Pencurian Jenazah di Bekasi, Polisi Temukan Rambut di TKP

Dari hasil pemeriksaan oleh anjing pelacak di tiga titik di tempat kejadian perkara (TPK), lanjut Dwi, mengarah kepada dua titik yakni dekat dengan penggali kubur.

"Pada saat menggunakan anjing pelacak itu di tiga titik, dua titik diantaranya memang dekat orang dengan penggali kubur juga. Makanya (penggali kubur) masih diperiksa, yang bersangkutan itu hanya sebatas pemeriksaan saksi. Untuk menjurusnya belum, keluarga korban juga," ungkap Dwi.

 Baca juga: 231 Jenazah Covid-19 Bekasi Dimakamkan di TPU Pedurenan 

Dwi belum memastikan apakah hasil pemeriksaan dan pemeriksaan TKP menjurus ke salah satu pelaku. Pasalnya, Dwi menganggap jenazah korban yang hilang itu sudah cukup lama di kuburkan.

"Kalau untuk mengarah ke sana kita tidak sampai ke sana, ini kan jenazah sudah lama. Jadi untuk ke arah sana belum mengarah," ungkap dia.

Pihaknya, diakui Dwi sejauh ini masih melakukan pendalam terkait dengan kasus hilangnya jenazah di TPU Karang Bahagia, yang terjadi baru-baru ini. Apalagi, diakui Dwi, hilangnya jenazah baru kali pertama terjadi.

"Ini memang jarang terjadi wilayah ini. Nah iya, makanya kita telusuri, kalau ditemukan titik terang, kita akan jelaskan," ungkap dia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya