LUWU UTARA – Banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Luwu Utara, Sulawesi Selatan sejak Senin pekan lalu. Dalam bencana tersebut puluhan warga dilaporkan tewas dan sejumlah lainnya hilang.
Ratusan petugas gabungan yang terdiri dari personel Basarnas dan Tim SAR setempat setiap hari melakukan evakuasi terhadap korban dan melakukan pencarian di kawasan Masamba, Luwu Utara.
Sementara itu Kepala Seksi Operasi Basarnas Makassar, Rizal mengatakan tetanus merupakan penyakit yang paling mengancam relawan dan Tim SAR saat mengevakuasi maupun mencari korban. Oleh karena itu vaksin massal pun digelar.
“Hari ini kami laksanakan vaksin tetanus untuk teman relawan untuk menghindari penyakit tetanus,” ujarnya pada Selasa (21/7/2020).
Untuk diketahui hingga saat masa pencarian telah memasuki hari ke sembilan. Korban yang telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia sebanyak 38 orang, dan yang masih dalam pencarian sebanyak 9 orang.