Bawaslu Nilai Simulasi Pencoblosan Pilkada 2020 Belum Ramah untuk Penyandang Disabilitas

Felldy Utama, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2020 18:54 WIB
Simulasi pencoblosan Pilkada 2020. (Foto : iNews/Felldy Utama)
Share :

JAKARTA – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memberikan catatan dalam kegiatan simulasi pemungutan suara Pilkada Serentak 2020 yang dilaksanakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) di halaman kantornya, Jakarta, Rabu (22/7/2020) pagi tadi. Dari hasil catatannya, simulasi tadi masih dinilai belum memberikan akses kemudahan bagi masyarakat penyandang disabilitas.

Anggota Bawaslu RI, Muhammad Afiffudin, mencontohkan kasus dari yang menjadi catatannya. Simulasi tersebut Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) memberikan sarung tangan plastik kepada masyarakat sebelum menggunakan hak pilihnya di balik bilik TPS.

Sayangnya, kata dia, sarung tangan tersebut ternyata masih belum memberikan kemudahan bagi masyarakat penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda. Menurutnya, sarung tangan tersebut justru terlihat merumitkan mereka dalam melajukan kursi rodanya sendiri.

"Kalau dia menggenjot sendiri, itu juga jadi repot, (juga bisa) rusak sarung tangannya. Sarung tangannya kalau dipakai braile enggak bisa membaca. Ini kendala baru dalam proses Pilkada di saat wabah ini," kata Afif usai melihat secara langsung kegiatan simulasi tersebut.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya