Bawaslu Nilai Simulasi Pencoblosan Pilkada 2020 Belum Ramah untuk Penyandang Disabilitas

Felldy Utama, Jurnalis
Rabu 22 Juli 2020 18:54 WIB
Simulasi pencoblosan Pilkada 2020. (Foto : iNews/Felldy Utama)
Share :

Selain itu, ia menyebutkan, ada hal lain juga yang terlihat dalam simulasi ini justru membebani mereka penyandang disabilitas. Menurutnya, penempatan bilik suara terlalu sempit bagi mereka yang menggunakan kursi roda sehingga hal itu membuat pergerakan kursi roda menjadi terbatas.

Tak hanya itu, ia melihat kotak suara yang menampung surat suara setelah dicoblos, terlalu tinggi posisinya. Sehingga, letak kotak suara ini justru membuat mereka yang menggunakan kursi roda tidak akan bisa menjangkau.

"Biasanya dulu kotak suara ditaruh di kursi yang agak pendek. Menurut saya, ini hal yang bisa dipikirkan ulang atau dicatat," ujarnya.

Baca Juga : Pilkada 2020, Pemilih Bersuhu Tubuh Lebih dari 37,3 Derajat Nyoblos di Bilik Khusus

Afif memastikan, semua hal yang menjadi catatan Bawaslu dalam kegiatan simulasi ini sudah disampaikan langsung kepada KPU. "Karena ini sifatnya simulasi, kami sudah memberikan masukan ke ketua KPU tadi," tuturnya.

Baca Juga : Protokol Kesehatan di Pilkada 2020, KPU Atur Pembagian Jam untuk Pemilih

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya