Saat itu, korban mengaku sempat ragu dengan order yang masuk, namun dirinya memberanikan diri untuk melajutkan perjalanan. Kurang dari seratus meter ke lokasi tempat makanan yang akan diambil, korban dipepet olah dua orang pelaku begal.
Saat dua pelaku akan merampas motor dan telefon genggamnya, wanita tersebut memberanikan diri melakukan perlawanan, dan beruntung motor dan telefon genggam berhasil di selamatkan. Setelah terjadi saling dorong dan baku hantam.
Wanita tersebut pun mengalami luka-luka lebam di wajahnya akibat berkelahi, bahkan jari telunjuknya luka serius akibat terkena clurit saat wanita ini berusaha merampas senjata tajam tersebut dari tangan pelaku begal.
“Saat itu saya sempat ragu, apalagi sudah tengah malam, sekitar pukul 02.00 pagi. Sambil jalan saya masih pikir-pikir, apakah benar ini ada resto-nya, jangan-jangan order fiktif. Nah, disitu saya sempat berhenti dan ragu untuk meneruskan perjalanan, apalagi posisi sudah gelap, saya liat tidak menemukan satu pun pengendara ojol lain. Sepi sekali dan gelap,” tutur Dwi.