Orangutan ini nantinya akan menjalani proses rehabilitasi dan habituasi. Selain itu perlu observasi selama 14 hari untuk mengetahui kondisi kesehatan satwa. Proses rehabilitasinya akan dilaksanakan di Ketapang.
"Di sini orangutan akan dilatih agar menjadi liar kembali. Selama bertahun-tahun di Taman Satwa orangutan ini terlindung dari bahaya kelaparan dan ancaman binatang buas ataupun manusia," jelasnya.
Hewan yang terbiasa di kandang jarang belajar keterampilan, dan terbiasa kontak dengan manusia. Sehingga tidak memiliki rasa takut terhadap manusia, mereka rentan pemburu liar dan tidak siap untuk hidup di alam liar. Selain itu jiwa alami mereka telah hilang dan terkesan manja. Untuk makan, mereka terbiasa menunggu, tidak mencari sendiri, Oleh karenanya rehabilitasi sangat diperlukan untuk kelangsungan hidupnya.
"Dengan kegiatan translokasi ini diharapkan dapat menjadi sarana edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk ikut menjaga dan melindungi satwa liar," pungkasnya.
(Khafid Mardiyansyah)