Khotimatul juga mengatakan pelecehan ini sebenarnya hanya berupa kata-kata yang menyurus ke aksi swinger.
“Sebenarnya itu temuan laporan chatting BA ajak perempuan lewat kata-kata. Kami dampingi agar mereka perempuan berani bersuara. Terkait chatting pelecehan, menjurus ke swinger, awalnya modus penelitian,” ucap Khotimatul lagi.
Baca Juga: Skandal Swinger di Yogyakarta, Rektorat UNU Bakal Seret Dosen BA ke Jalur Hukum
“Ada beberapa yang secara langsung melalui akun pribadinya. Ada juga dia mengaku suami melakukan penelitian swinger dan ingin teman perempuan BG (sebagai) responden," pungkasnya.
(Abu Sahma Pane)