99.835 Pelanggar Ditindak Selama Operasi Patuh Jaya 2020

Muhamad Rizky, Jurnalis
Kamis 06 Agustus 2020 11:16 WIB
Ilustrasi. (Dok Okezone.com)
Share :

JAKARTA – Operasi Patuh Jaya 2020 telah selesai dilaksanakan di sejumlah tempat yang masuk wilayah hukum Polda Metro Jaya. Hasilnya, dalam operasi yang mulai digelar pada 23 Juli sampai 5 Agustus tersebut, ada puluhan ribu pelanggar yang ditindak.

"Operasi patuh kemarin udah selesai dilaksanakan selama kurang lebih 14 hari. Dari 14 hari tersebut kita menindak hampir 100 ribu pelanggaran, ada 99.835," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo di Jakarta, Kamis (6/8/2020).

Sambodo merinci, dari puluhan ribu pelanggaran tersebut sebanyak 34.152 pengendara ditilang dan 65.683 mendapat teguran.

"Ini untuk seluruh wilayah Polda Metro Jaya ya. Artinya Ditlantas Polda Metro Jaya ditambah 13 polres yang ada di Polda Metro Jaya," ucapnya.

Sambodo menambahkan, pelanggaran yang paling besar terjadi pada pengendara yang melawan arus lalu lintas, termasuk masuk jalur Transjakarta.

"Itu di angka 9.899 hampir 10.000 pelanggaran hanya dalam 14 hari itu sepeda motor ada mobil," ujarnya.

Kemudian disusul para pelanggar yang tidak menggunakan helm. Pelanggar paling banyak terjadi di wilayah pinggiran ibu kota alias bukan jalur protokol.

"Itu masih banyak masyarakat yang tidak menggunakan helm. Ini angkanya mencapai 7.000 pelanggaran," kata Sambodo.

Baca Juga : Seminggu Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Tilang 15.472 Kendaraan

Pelanggaran ketiga pengendara yang melebihi batas stop line yakni sebanyak 3.985 pelanggaran.

"Kemudian pelanggaran bahu jalan di tol itu ada 1.744 di sekian banyak jalan tol di Jakarta. kemudian pelanggaran terhadap rotator dan strobo artinya penggunaan tidak sesuai ketentuan itu ada 107 pelanggaran," tuturnya.

Baca Juga : Sosialisasi Ganjil-Genap Diperpanjang, Sanksi Tilang Belum Berlaku Hari Ini

(Erha Aprili Ramadhoni)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya