Menurut majalah itu, Queiroz mendepositokan cek sekitar USD13 ribu dari para pegawai pemerintah di rekening ibu negara antara 2011 dan 2016.
BACA JUGA: Tiga Pekan Terinfeksi Covid-19, Presiden Brasil Klaim Ada Jamur di Paru-Parunya
Queiroz adalah staf Flavio Bolsonaro sewaktu menjabat legislator negara bagian Rio de Janeiro, sebelum ayahnya menjadi presiden pada Januari 2019. Selama dan setelah kampanyenya, Jair Bolsonaro telah berjanji tidak akan mentolerir korupsi.
Meskipun Queiroz dan Flavio Bolsonaro sama-sama sedang diselidiki, Queiroz kini ditahan terkait dengan deposito USD213.500 yang dilakukan ketika itu.
(Rahman Asmardika)