JAKARTA – Insiden dugaan pemukulan terhadap anggota TNI di Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat (28/8/2020) menunjukkan perkembangan. Sejumlah saksi mata membantah ada aksi kekerasan yang dilakukan warga terhadap anggota TNI.
Hal itu berdasarkan hasil pemeriksaan kamera pengawas di dekat lokasi dan berbagai keterangan saksi dari para jukir bahwa tidak ada aksi pemukulan.
Seperti diketahui dugaan pemukulan itu terjadi setelah dua anggota TNI yang berkendara dengan motor terlibat kecelakaan di depan Fuji Film Arundina, Cibubur, Jakarta Timur pada Jumat sekira pukul 18.15. Korban, yang sepeda motornya jatuh karena jalannya dipotong, kemudian menasihati pengendara lawan yang merupakan warga sipil
Tak terima dinasihati, warga sipil itu justru melakukan pengeroyokan terhadap kedua anggota TNI tersebut, hingga salah satunya tak sadarkan diri dan dibawa ke rumah sakit.
Namun, menurut keterangan saksi mata di lokasi kejadian, insiden pengeroyokan itu tidak pernah terjadi.