Warsono, seorang juru parkir yang berada di lokasi mengatakan bahwa kecelakaan yang dialami kedua anggota TNI itu adalah kecelakaan tunggal, bukan hasil senggolan dengan sepeda motor lain. Dia bersama teman-teman juru parkir lainnya membantu korban untuk dibawa ke RS Medika, Depok, untuk diobati.
Terkait dugaan pemukulan dan pengeroyokan terhadap korban, Warsono mengatakan bahwa tidak terjadi pengeroyokan terhadap anggota TNI tersebut.
Keterangan serupa disampaikan juru parkir lain, Sidiki Akbar, yang mengatakan dia membantu membawa korban Warsono Purba, dan seorang anggota TNI asal satuan Koopsus TNI. Sementara Sutini, seorang pedagang kopi di lokasi kejadian mengaku tidak melihat langsung kejadian itu, dan hanya mendengar suara motor yang jatuh dan banyak orang menolong korban.
Video rekaman kamera pengawas di Salon Beauty, diperoleh hasil bahwa motor korban terlihat tiba-tiba langsung jatuh, namun tidak terlihat adanya pemukulan ataupun pemukulan.
Seluruh saksi telah dibawa ke Polres Jakarta Timur untuk dimintai keterangan.
(Rahman Asmardika)