Ia berjalan di sekitar kediamannya, membawa senapan otomatis selama dua pekan berturut-turut, seperti tampak pada photo yang diterbitkan kantor berita Rusia, RIA.
Kandidat oposisi utama, Sviatlana Tsikhanouskaya, mengatakan tidak akan pernah menerima hasil pemilihan itu. Ia kemudian melarikan diri ke Lituania demi keselamatan anak-anaknya.
BACA JUGA: Polisi Tembakkan Peluru Tajam ke Arah Demonstran di Belarusia, Korban Tewas Bertambah
Demonstrasi telah mengguncang Belarusia sejak hasil pemilu diumumkan, tetapi Lukashenko tidak memberi indikasi akan mempertimbangkan untuk mundur. Kantor berita Rusia melaporkan, salah seorang pembantunya, Nikolai Latyshenok, mengatakan tidak akan ada perundingan dengan oposisi.
Pada Minggu, Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Lukashenko untuk mengucapkan selamat ulang tahun dan mengundangnya ke Moskow. Putin telah berulang kali menawarkan dukungan kepada Lukashenko ketika Belarusia menghadapi sanksi dari Barat.
(Rahman Asmardika)