Menurutnya, kerugian yang ditimbulkan atas kejadian perusakan tersebut berkisar Rp400ribu hingga Rp500 ribu. Mayoritas kerusakan berasal dari kaca etalase lapak berjualan yang pecah.
"Kerugian sih enggak banyak ya, antara Rp400 ribu sampai Rp500 ribu pertoko. Karena kan berdasarkan ukuran besar atau kecilnya etalase saja," ungkapnya.
Dia memastikan, jumlah pasti pedagang yang turut menjadi korban serangkaian pengerusakan adalah 15 orang. Dia berharap, setelah perbaikan gerobak PKL oleh prajurit TNI, maka mereka dapat berjualan kembali tanpa adanya rasa takut.
"Yang rusak itu ada total 15 estalase. (Pedagang) campur-campur. Tetapi rata-rata kuliner emang di sini. Kita harapan sih supaya pedagang bisa aman dan tetap kondusif serta bisa dibantu," pungkasnya.
(Fahmi Firdaus )