Berbicara kepada personel media pada Jumat (18/9/2020), Fernando dari atas pohon mengatakan harga kelapa meningkat karena permintaan produk terkait kelapa di seluruh dunia.
BACA JUGA: Rajapaksa Umumkan Kemenangan dalam Pemilu Sri Lanka
Sang menteri kemudian mengatakan bahwa mereka yang dipekerjakan untuk memetik kelapa harus dibayar LKR100 (sekira Rp8.000)per pohon, media Sri Lanka melaporkan.
Meski ada penurunan tajam jumlah pegawai petik kelapa, Menteri Fernando berjanji tidak akan mengimpor buah meski ada kenaikan harga.
(Rahman Asmardika)