"Nah ini tentu karena data belum masuk, karena ini seluruh wilayah Indonesia jumlahnya sangat besar," ujarnya.
Baca juga: Presiden Jokowi Sebut Mini Lockdown Lebih Efektif Tangani Covid-19
Raka tak menampik akan ada daerah tertentu yang masih belum bisa melakukan tahapan kampanye dengan menggunakan metode virtual. Dia menyebut, jika situasinya seperti itu maka peserta Pilkada masih diperbolehkan kampanye dilakukan secara langsung.
"Bagi daerah yang tidak memungkinkan itu, tentu dia masih bisa melakukan kampanye tatap muka yang sudah diatur PKPU, (dengan) tetap menerapkan protokol kesehatan," pungkasnya.
(Awaludin)