Yusri menambahkan, polisi sendiri masih akan mencari alat bukti guna melengkapi konstruksi pasal yang akan akan disangkakan pada 11 orang tersebut.
Sebelumnya, ambulans yang diamankan di daerah Menteng, Jakarta Pusat, terindikasi membawa batu bagi perusuh saat aksi tolak Omnibus Law Undang-Undang Cipta Kerja.
Bahkan saat itu seorang penumpang ambulans berinisial N sempat melompat dan langsung ditangkap polisi. Adapun ambulans dan tiga orang lainnya diamankan di sekitar Taman Ismail Marzuki.
(Fahmi Firdaus )