Robikin mengungkapkan, di era serba digital saat ini, santri adalah etalase peradaban dunia. Cerminan wajah Islam Wasathiyah.
Baca Juga : Tulis Pesan di Hari Santri Nasional, Jokowi Singgung Perjuangan Kiai Hasyim Asy'ari
"Islam yang ramah dan rahmah ada di pundak mereka. Oleh karenanya, kewajiban santri bukan saja mendalami ilmu agama, tetapi juga ilmu untuk menghadapi zaman. Termasuk ilmu untuk menghadapi era industri 4.0. Santri harus mampu menjadi pelopor perjalanan peradaban," tuturnya.
Baca Juga : Hari Santri Nasional 2020, Wapres Ajak Pesantren Jadi Pelopor Protokol Kesehatan
(Erha Aprili Ramadhoni)