"Setelah diklarifikasi ke BEM Universitas Udayana dan LBH Bali, bahwa mereka bukan yang membuat pamflet selebaran tersebut," bebernya.
Awi menambahkan, selain membentuk tim untuk menyelidiki selebaran itu, polisi juga mengambil sejumlah langkah preventif dan preemtif berupa imbauan melalui media agar tidak terhasut dengan selebaran tersebut.
"Dan tentunya melakukan imbauan kepada orang tua yang memiliki putra putri jangan sampai terhasut dan termakan isu tersebut, sehingga salah jalan melakukan perbuatan-perbuatan yang melanggar hukum dan untuk segenap elemen masyarakat, tokoh-tokoh agama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat juga untuk selalu menjaga persatuan," tandasnya.
(Awaludin)