Selanjutnya, Ujut memberitahukan kepada adik kandung korban bernama Saf yang pada saat itu berada di rumah. Tanpa membuang waktu, mereka bergegas bersama-sama mendatangi TKP. Namun, sesampainya di TKP, korban dalam keadaan sudah tidak sadarkan diri.
"Korban ditemukan saksi masih dalam keadaan pingsan dengan mulut berbusa," kata Luthfi, Sabtu (24/10/2020).
Namun, setelah mendapatkan perawatan di RSUD H Hanafie Muara Bungo, pada Jumat malam, nyawa korban tidak dapat tertolong lagi dan dinyatakan meninggal dunia.
"Petugas masih menyelidiki motif korban bunuh diri tersebut. Di TKP, petugas menemukan barang bukti satu botol ukuran satu liter gramaxon," pungkasnya.
(Awaludin)