Kisah Pemadam Kebakaran Asal Indonesia di AS, Kerja 18 Jam Selamatkan Nyawa

Agregasi VOA, Jurnalis
Selasa 27 Oktober 2020 14:29 WIB
Pemadam kebakaran asal Indonesia di Los Angeles, Muhammad Yulfiano Gerwynaldo. (Foto: courtesy)
Share :

Rasa bangga atas keberanian Ano dan juga krunya dalam “memberantas” dan “memperlambat penyebaran api tersebut juga ikut dirasakan oleh kakak Ano, Yafi Fayruz. Walau terkadang merasa cemas, mengingat jam kerja adiknya yang panjang dan tidak bisa menerima kabar saat Ano tengah bekerja, Yafi percaya bahwa ada “prosedur yang aman untuk Ano dan krunya.”

“Kita berdoa semoga tetap aman dan juga kebakaran ini segera usai,” tambah Yafi.

Setiap minggu dan bahkan setiap hari, tak lupa orang-orang terdekat Ano selalu menanyakan kabarnya. Hal ini sangat membantunya dalam menjalani hari-hari yang berat.

“Mengingat bahwa California adalah tempat sering terjadi kebakaran, khususnya tahun ini, saya sangat berterima kasih pada Ano. Dia mengambil risiko untuk membantu agar kita tetap aman, tidak hanya orang Indonesia, tapi juga seluruh warga California. Ano adalah orang yang sangat bisa diandalkan, suka membantu, ramah, dan saya bangga menjadi temannya,” ujar Amanda Chitarra.

Walau risikonya tinggi, Ano mengatakan tidak akan meninggalkan profesi yang ia cintai ini. Ia akan terus menjalaninya, semampu dirinya.

“Saya ingin membawa perubahan yang besar atau menyelamatkan jiwa.”

(Rahman Asmardika)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya