PRISTINA - Presiden Kosovo, Hashim Thaci, telah mengundurkan diri dan akan menghadapi persidangan di Pengadilan Kriminal Internasional di Den Haag, setelah didakwa atas tuduhan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan.
"Seperti yang saya janjikan, saya tidak akan pergi ke pengadilan sebagai Presiden Kosovo," kata Thaci dalam konferensi pers di Ibu Kota Kosovo, Pristina pada Kamis (5/11/2020).
Thaci menjelaskan pengunduran dirinya sebelum persidangan, dengan mengatakan bahwa dia tidak ingin merusak "integritas kepresidenan Kosovo, negara Kosovo, dan rakyat Kosovo".
BACA JUGA: Presiden Kosovo Terancam Didakwa Atas Kejahatan Perang
Dakwaan terhadap Thaci diajukan pada Juni oleh Kantor Kejaksaan Spesialis. Selain sang Presiden, beberapa mantan anggota Tentara Pembebasan Kosovo (KLA) yang kemudian menjadi politisi, termasuk Pemimpin Partai Demokrat Kosovo Kadri Veseli juga dituntut dalam dakwaan tersebut, demikian diwartakan RT.