Sedangkan selama pandemi Covid-19, BNN kabupaten Sleman berhasil mengungkap 14 kasus narkoba. Untuk kasus yang diselesaikan, penyalahgunaan narkotika sabu-sabu.
"Dari 14 kasus itu, para tersangkanya berasal dari jaringan semua, bandar dan pengedar. Sudah diproses hukum," terangnya.
Sedangkan secara umum untuk penyalahgunaaan narkoba di Sleman saat pandemi turun hingga 50%. Penyebab turunnya peredaran dan penyalahgunaan narkoba karena selama pandemi mahasiswa dan pelajar pulang ke daerahnya masing-masing. Ia menyebut mayoritas penyalahgunaan narkoba pendatang dari luar Yogyakarta.
"Berkurang karena memang Yogyakarta itu konsumtif dengan mayoritas penyalahgunaan narkoba oleh pelajar dan mahasiswa," pungkasnya.
(Awaludin)