Lebih 1.000 Orang Ditahan dalam Demonstrasi Terbaru di Belarusia

Rahman Asmardika, Jurnalis
Senin 16 November 2020 11:57 WIB
Foto: Reuters.
Share :

MINSK - Lebih dari 1.000 orang telah ditangkap selama demonstrasi terbaru terkait sengketa pemilihan presiden di Belarus, menurut kelompok hak asasi manusia (HAM). Jumlah penangkapan itu muncul setelah pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Ibu Kota Minsk pada Minggu (15/11/2020) di tengah kemarahan yang meningkat atas kematian seorang aktivis oposisi.

Roman Bodarenko meninggal pada Kamis (12/11/2020) setelah sebelumnya sempat ditahan oleh pasukan keamanan. Para demonstran meyakini pria berusia 31 tahun itu tewas akibat pemukulan oleh pasukan keamanan.

BACA JUGA: Bentrokan Pecah di Belarusia Setelah "Diktator Terakhir Eropa" Diprediksi Terpilih Lagi

Pemerintah menyangkal bertanggung jawab atas kematian Bodarenko.

Puluhan ribu orang telah berunjuk rasa setiap pekan setelah Aleksandr Lukashenko, yang telah berkuasa di Belarusia sejak 1996, kembali memenangi pemungutan suara pada Agustus. Para demonstran dan pihak oposisi meyakini hasil pemungutan suara itu telah dicurangi.

Seperti pada minggu-minggu sebelumnya, ribuan orang turun ke jalan di Ibu Kota Minsk dan kota-kota lain pada Minggu. Mereka juga meletakkan bunga di lokasi di mana Bondarenko ditahan sebelum kematiannya awal pekan ini.

Saksi mata mengatakan dia bentrok dengan tersangka petugas polisi berpakaian preman yang berusaha melepaskan pita merah dan putih demonstran. Uni Eropa menggambarkan kematiannya sebagai "keterlaluan dan memalukan".

BACA JUGA: Alesksandr Lukashenko Diam-Diam Dilantik Sebagai Presiden di Tengah Protes Besar-besaran Belarusia

Organisasi HAM Viasna mengatakan lebih dari 1.000 orang ditangkap di Minsk dan kota-kota lain setelah unjuk rasa terbaru.

Seorang saksi mata mengatakan kepada kantor berita Reuters bahwa polisi telah menembakkan peluru karet ke pengunjuk rasa, sementara kantor berita Interfax Rusia mengatakan polisi telah menggunakan gas air mata untuk membubarkan massa.

Pemilu yang disengketakan pada Agustus telah menyebabkan krisis politik selama berbulan-bulan di Belarusia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita News lainnya